badge visit hainfo 1

Konfirmasi

Konfirmasi merupakan proses perolehan dan penilaian suatu komunikasi langsung dari pihak ketiga sebagai jawaban atas permintaan informasi tentang unsur tertentu yang berdampak terhadap asersi laporan keuangan.
Konfirmasi merupakan bukti yang sangat tinggi reliabilitasnya karena berisi informasi yang berasal dari pihak ketiga secara langsung dan tertulis. Konfirmasi dapat memberikan bukti yang reliable untuk semua asersi terutama asersi keberadaan atau keterjadian.
Pengujian ini meliputi mendapatkan bukti langsung yang menguatkan (biasanya tertulis) dari pihak ketiga mengenai ketepatan saldo akun, misalnya konfirmasi saldo bank, saldo piutang, saldo hutang dan akun lainnya. Konfirmasi yang diterima dari pihak ketiga selalu dapat dipertimbangkan sebagai bukti yang lebih kuat dibandingkan dengan data dan informasi dari pihak internal perusahaan.
Ada tiga jenis konfirmasi, yaitu :
a. konfirmasi positif
b. konfirmasi kosong
c. konfirmasi negatif
Timing yang paling tepat untuk mengirimkan konfirmasi ke pihak ketiga adalah semakin dekat ke publishing pelaporan keuangan perusahaan.
Jika auditor sudah mengirimkan lembar konfirmasi, tapi pihak ketiga tidak memberikan konfirmasi, auditor harus melakukan vouching.
Namun konfirmasi tetap lebih baik dibandingkan vouching, karena konfirmasi melibatkan pihak ketiga sehingga auditor akan memperoleh external evidence. Selain itu, konfirmasi bisa didapatkan dengan lebih cepat dan auditor tidak perlu repot mengobok-obok dokumen perusahaan.
Konfirmasi hanya menjawab pertanyaan 'apakah piutang ini memang benar segini besarnya?' dan tidak bisa menjawab 'apakah piutang ini dapat ditagih?'. Untuk mengetahui apakah piutang dapat ditagih, dapat digunakan metode audit lain, yaitu subsequent cash receipts.

Diberdayakan oleh Blogger.