badge visit hainfo 1
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Akuntansi. Tampilkan semua postingan

Metode Penilaian Persediaan

Pada umumnya persediaan dinilai berdasarkan harga perolehan (acquisition cost), dalam hal ini bisa dipilih metode FIFO, LIFO atau Average Cost, baik moving average maupun weighted average.
Untuk barang-barang yang harga jualnya sudah pasti (logam mulia) atau cepat rusak (hasil pertanian seperti sayuran dan buah-buahan) bisa dinilai berdasarkan harga jual.
Dalam keadaan inflasi, penggunaan FIFO akan mengakibatkan harga pokok penjualan rendah dan laba kotor menjadi tinggi. Penggunaan LIFO akan menghasilkan laba kotor yang rendah. Penggunaan Average Cost akan menghasilkan laba kotor yang lebih kecil dibandingkan FIFO tapi lebih besar dibanding LIFO.
UU Pajak, tidak memperkenankan penggunaan metode LIFO, karena pajak yang terutang akan lebih kecil dibandingkan penggunaan FIFO dan Average Cost.
Untuk barang-barang yang usang, rusak atau bergerak lambat bisa diadakan penyisihan (allowance) sehingga sesuai dengan metode lower of cost market (mana yang lebih rendah antara harga perolehan dan harga pasar).

Physical/ Periodical Inventory System

Dalam physical/periodical system, saat pembelian, akun persediaan tidak didebit. Dan saat penjualan, akun persediaan tidak dikredit. Sehingga untuk mengetahui saldo persediaan di akhir periode, harus dilakukan stock opname.
Untuk memperkirakan saldo persediaan pada akhir bulan atau tanggal tertentu, bisa digunakan RETAIL INVENTORY METHOD atau GROSS PROFIT METHOD. Namun pada akhir tahun tetap harus dilakukan stock opname untuk mengetahui saldo persediaan yang benar-benar dimiliki perusahaan.
Jurnal dalam physical/periodical system:
Pembelian
Dr. Pembelian xx
Cr. Kas/Utang xx
Penjualan
Dr. Kas/Piutang xx
Cr. Penjualan xx
Physical system biasanya digunakan pada perusahaan yang jenis persediaannya banyak tetapi nilai persediaan per unitnya kecil. Misalnya toko bahan bangunan.

Perpetual Inventory System

Dalam perpetual system, setiap ada pembelian, akun persediaan akan didebit. Dan setiap ada penjualan, akun persediaan akan dikredit.
Jurnal dalam perpetual system :
Pembelian
Dr. Persediaan xx
Cr. Kas/Utang xx
Penjualan
Dr. Kas/Piutang xx
 Harga Pokok Penjualan xx
Cr. Penjualan xx
Persediaan xx
Perpetual system biasanya digunakan pada perusahaan yang jenis persediaannya tidak banyak tetapi nilai persediaan per unitnya besar. Misalnya dealer mobil dan toko emas.

Diberdayakan oleh Blogger.