20.36
Ancaman dalam Independensi
Ancaman dalam independensi dapat berbentuk :
a. Kepentingan diri (self-interest)
Kepentingan diri adalah wujud sifat yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi atau keluarga dibandingkan dengan kepentingan publik yang lebih luas.
Contoh ancaman untuk akuntan publik antara lain:
- kepentingan keuangan dalam perusahaan klien, atau kepentingan keuangan bersama pada suatu perusahaan klien
- kekhawatiran berlebihan bila kehilangan klien
Contoh ancaman untuk akuntan bisnis, antara lain:
- perjanjian kompensasi insentif
- penggunaan harta perusahaan yang tidak tepat
- tekanan komersial dari pihak di luar perusahaan
b. Review diri (self-review)
Contoh ancaman untuk akuntan publik
- temuan kesalahan material saat dilakukan evaluasi ulang
- pelaporan operasi sistem keuangan setelah terlibat dalam perancangan dan implementasi sistem tersebut
Contoh ancaman untuk akuntan bisnis
- keputusan bisnis/ data yang sedang ditinjau oleh akuntan profesional yang sama yang membuat keputusan bisnis/ penyiapan data tersebut
c. Advokasi (advocacy)
Ancaman advokasi dapat timbul jika akuntan profesional mendukung suatu posisi atau pendapat sampai titik dimana objektifitas dapat dikompromikan.
Contoh ancaman untuk akuntan publik:
- mempromosikan saham perusahaan publik dari klien, dimana perusahaan tersebut merupakan klien audit
- bertindak sebagai penasihat hukum/ pengacara klien penjaminan dalam suatu litigasi/ perkara perselisihan dengan pihak ketiga
d. Kekerabatan (familiarity)
Ancaman kekerabatan timbul dari kedekatan hubungan sehingga akuntan profesional menjadi terlalu bersimpati terhadap kepentingan orang lain yang mempunyai hubungan dekat dengan akuntan tersebut.
Contoh ancaman untuk akuntan publik, antara lain:
- anggota tim mempunyai hubungan keluarga dekat dengan seorang direktur atau pejabat perusahaan klien
- anggota tim mempunyai hubungan keluarga dekat dengan seorang karyawan klien yang memiliki jabatan yang berpengaruh langsung dan signifikan terhadap pokok dari penugasan
Contoh ancaman untuk akuntan bisnis
- hubungan yang lama dengan rekan bisnis yang mempunyai pengaruh pada keputusan bisnis
- penerimaan hadiah atau perlakuan khusus, kecuali nilainya tidak signifikan
e. Intimidasi (Intimidation)
Ancaman intimidasi dapat timbul jika akuntan profesional dihalangi untuk bertindak objektif, baik secara nyata maupun dipersepsikan.
Contoh untuk akuntan publik:
- diancam dipecat/ diganti dalam hubungannya dengan penugasan klien
- diancam dengan tuntutan hukum
- ditekan secara tidak wajar untuk mengurangi ruang lingkup pekerjaan dengan maksud untuk mengurangi fee
Contoh ancaman untuk akuntan bisnis
- ancaman pemecatan akuntan profesional dalam bisnis atau anggota keluarga dekat atas ketidaksetujuan penerapan prinsip akuntansi atau cara penerapannya
- seseorang yang mempunyai kepribadian yang dominan berusaha memengaruhi proses pengambilan keputusan
a. Kepentingan diri (self-interest)
Kepentingan diri adalah wujud sifat yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi atau keluarga dibandingkan dengan kepentingan publik yang lebih luas.
Contoh ancaman untuk akuntan publik antara lain:
- kepentingan keuangan dalam perusahaan klien, atau kepentingan keuangan bersama pada suatu perusahaan klien
- kekhawatiran berlebihan bila kehilangan klien
Contoh ancaman untuk akuntan bisnis, antara lain:
- perjanjian kompensasi insentif
- penggunaan harta perusahaan yang tidak tepat
- tekanan komersial dari pihak di luar perusahaan
b. Review diri (self-review)
Contoh ancaman untuk akuntan publik
- temuan kesalahan material saat dilakukan evaluasi ulang
- pelaporan operasi sistem keuangan setelah terlibat dalam perancangan dan implementasi sistem tersebut
Contoh ancaman untuk akuntan bisnis
- keputusan bisnis/ data yang sedang ditinjau oleh akuntan profesional yang sama yang membuat keputusan bisnis/ penyiapan data tersebut
c. Advokasi (advocacy)
Ancaman advokasi dapat timbul jika akuntan profesional mendukung suatu posisi atau pendapat sampai titik dimana objektifitas dapat dikompromikan.
Contoh ancaman untuk akuntan publik:
- mempromosikan saham perusahaan publik dari klien, dimana perusahaan tersebut merupakan klien audit
- bertindak sebagai penasihat hukum/ pengacara klien penjaminan dalam suatu litigasi/ perkara perselisihan dengan pihak ketiga
d. Kekerabatan (familiarity)
Ancaman kekerabatan timbul dari kedekatan hubungan sehingga akuntan profesional menjadi terlalu bersimpati terhadap kepentingan orang lain yang mempunyai hubungan dekat dengan akuntan tersebut.
Contoh ancaman untuk akuntan publik, antara lain:
- anggota tim mempunyai hubungan keluarga dekat dengan seorang direktur atau pejabat perusahaan klien
- anggota tim mempunyai hubungan keluarga dekat dengan seorang karyawan klien yang memiliki jabatan yang berpengaruh langsung dan signifikan terhadap pokok dari penugasan
Contoh ancaman untuk akuntan bisnis
- hubungan yang lama dengan rekan bisnis yang mempunyai pengaruh pada keputusan bisnis
- penerimaan hadiah atau perlakuan khusus, kecuali nilainya tidak signifikan
e. Intimidasi (Intimidation)
Ancaman intimidasi dapat timbul jika akuntan profesional dihalangi untuk bertindak objektif, baik secara nyata maupun dipersepsikan.
Contoh untuk akuntan publik:
- diancam dipecat/ diganti dalam hubungannya dengan penugasan klien
- diancam dengan tuntutan hukum
- ditekan secara tidak wajar untuk mengurangi ruang lingkup pekerjaan dengan maksud untuk mengurangi fee
Contoh ancaman untuk akuntan bisnis
- ancaman pemecatan akuntan profesional dalam bisnis atau anggota keluarga dekat atas ketidaksetujuan penerapan prinsip akuntansi atau cara penerapannya
- seseorang yang mempunyai kepribadian yang dominan berusaha memengaruhi proses pengambilan keputusan
Label:
Etika Profesi
|
This entry was posted on 20.36
and is filed under
Etika Profesi
.
You can follow any responses to this entry through
the RSS 2.0 feed.
or trackback from your own site.
Diberdayakan oleh Blogger.

